UMAT HINDU DIY IKUTI UPACARA PIODALAN DI PURA EKA DHARMA

Bantul-(SHD), Sabtu, 19 Agustu 2017 Pura Eka Dharma Kasihan Bantul melaksanakan Piodalan Pura. Pidoalan  kali ini diketuai oleh I Gusti Ketut Wariyasa. Piodalan pura yang bertepatan dengan Hari Suci Saraswati, memberikan kesan tersendiri. Karena selain memperingati hari pawedalan Hyang Widi pada pura Eka Dharma, juga merupakan hari peringatan turunnya ilmu pengetahuan.

Piodalan dimulai pukul 18.00 yang dipimpin oleh Ratu Bhegawan Putra Manuabe diawali dengan membersihkan Uparengga/Sarana Piodalan. Kemudian prosesi ngelinggihan Ida yang disambut oleh Tari Rejang Renteng oleh Ibu-ibu dan anak-anak keluarga penyungsung pura asuhan Ni Ketut Suriastini, S.Sn yang diiringi Tabuh gambelan Bali Keluarga Putra Bali Purantara Yogyakarta. Setelah tari Rejang Renteng, dipentaskan pula tari Sekar Pujawali Piodalan oleh mahasiswi ISI Yogyakarta asuhan dari Ni Kadek Rai Astini, M.Sn.

Setelah persembahan tarian Pujawali Piodalan, dilanjutkan mempersembahkan sesaji oleh Ratu Bhegawan dilanjutkan dengan prosesi mecaru diiringi dengan tabuh Gambelan Bali dan gambelan Jawa. Setelah prosesi mecaru dilanjutkan dengan tarian Topeng Sida Karya yang ditarikan oleh Ir. Ketut Gunawan, MT. Kemudian dilanjutkan dengan Dharma Wacana oleh Dwi Winarto, S.Ag dengan tema bersyukur. Dalam Dharma Wacananya, Dwi mengajak umat untuk selalu bersyukur dengan hal-hal yang kecil, salah satunya adalah dengan melakukan puja Tri Sandya dengan rutin. Selain dengan Tri Sandya, Dwi juga mengajak umat Hindu yang hadir untuk selalu melaksanakan ajaran Tri Kaya Parisudha, yaitu dengan berpikir, berkata dan berbuat yang baik.

Persembahyangan bersama diawali dengan melukat kemudian ngayab Byakala, Dhurmanggala dan Prayastita yang dipimpin oleh Ratu Bhegawan dan dipandu oleh Wasi Wiji. Persembahyangan diawali dengan mantram Puja Tri Sandya kemudian Kramaning Sembah, kramaning sembah sebanyak 9 kali. Kemudian dilanjutkan dengan nunas tirta dan bija. Persembahyangan yang dihadiri kurang lebih 300 orang, hadir pula Pembimas Hindu Kanwil Kemenag DIY, Ida Bagus Wika Krishna, S.Ag., M.Si. Sekitar pukul 21.30 piodalan selesai dilaksanakan. Kemudian pada pukul 22.30 dilanjutkan dengan rembug sastra oleh Kelompok Kerja Penyuluh Yogyakarta dengan penyungsung Pura beserta umat.(Mang Santi**)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*