TAWUR KESANGA TAHUN INI, TIDAK ADA OGOH – OGOH

Sleman-(SHD), Tahun ini, upacara tawur  kesanga ada yang berbeda di Candi Prambanan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Upacara tawur kesangan kali ini,  tidak tampak ogoh-ogoh untuk ikut serta dalam ritual tersebut di lokasi pelataran Wisnu Mandala Candi Prambanan.
“Ini memang konsep yang baru pertama kali kita gelar dari kepanitian Jawa Tengah, setiap tahun bergantian kepanitian Jawa Tengah  dan Yogyakarta. Kita mengangkat kearifan lokal, tidak ada ogoh-ogoh dan kita ganti dengan gunungan,” kata Humas Panitia Tawur Kesanga, Purnomo. Tampak 5 buah gunungan utama diletakkan berderetan di bagian depan pelataran Wisnu Mandala.

Gunungan tersebut dibawa oleh umat Hindu dari daerahnya berisi sayuran, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya. Selain gunungan utama, hasil bumi juga dibungkus di wadah yang lebih kecil.. “Kalau ogoh-ogoh itu seperti di Bali, sebelum-sebelumnya kita kepanitian  Jawa Tengah juga pakai ogoh-ogoh dan gunungan.

Tapi mulai tahun ini kita berkonsep kearifan lokal, gunungan yang diutamakan. Nanti melihat situasi dan kondisi di lapangan, apakah gunungan akan dirayah umat atau tidak, tapi kemungkinan iya,” jelasnya.

Rangkaian upacara Tawur Kesanga nasional yang dipusatkan di Candi Prambanan hari ini diawali dengan sembahyang Mendak Tirtha Warih, pengambilan Tirtha Warih dan Api Abadi di Candi Ratu Boko. Lalu sembahyang Pinandita, pengambilan Tirtha Warih dan Pradaksina di zona 1 Candi Prambanan. Kemudian dilanjutkan pemujaan Sulinggih, dan pensucian lokasi upacara di Candi Prambanan, dan dilanjutkan prosesi seremonial dan ritual Tawur Agung. “Yang terutama upacara ini adalah berdoa kepada Tuhan, menjaga kerukunan dan kedamaian, serta sesuai tema yang kita ambil tahun ini yakni meningkatkan soliditas sebagai perekat keberagaman dalam menjaga keutuhan NKRI,” imbuhnya. HR

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*