SERIBU UMAT HINDU YOGYAKARTA IKUTI DHARMA SHANTI NYEPI TAHUN SAKA 1940

Yogyakarta-(SHD), Sabtu 24 Maret 2018, umat Hindu Yogyakarta mengikuti Dharma Santi di gedung  Wana Bhaktiyasa, Yogyakarta. Dalam acara tersebut diikuti seribu umat Hindu se- D.I Yogyakarta.

Nyepi  merupakan salah cara  untuk membiasakan diri untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama setahun. Sehingga memulai dari titik 0, mengingatkan kembali segala karma yang telah dilakukan di kehidupan ini. Maka melalui Dharma Santi inilah kita kembali melakukan kewajiban kita untuk memohon maaf kepada sanak saudara atau teman kita agar dapat mencapai kedamaian . Sesuai dengan kata dharma shanti  itu sendiri, Dharma Shanti  dari dua kata, dharma dan shanti yang artinya mencari kedamaian dalam agama Hindu.

Hadir dalam acara Dharma Shanti Nyepi 1940 Wakil Walikota Yogyakarta Heru Purnomo, Biro Kesra Yogyakarta, Pembimas Hindu Yogyakarta, Ketua PHDI D.I Yogyakarta, Ketua PHDI Kabupaten dan Kota Yogyakarta, Ketua FKUB D.I Yogyakarta, dan seluruh tamu undangan yang ikut dalam acara tersebut.

Menurut  Wakil Walikota Yogyakarta bapak Heru Purnomo dalam membacakan sambutan Walikota Yogyakarta  mengatakan dharma shanti yang dilaksanakan oleh umat Hindu merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam menyambut tahun baru saka 1940. dimana prosesi yang dilakukan bermakna untuk menyeimbangkan, membersihkan mereposisi kembali potensi alam, bhuana agung, dan potensi dalam diri kita sendiri.

Jika itu semuanya sudah kembali pada posisi sebenarnya, maka berkewajiban untuk saling merukunkan sesama. Sehingga sesuai ajaran  Tri Hita Karana dapat kita wujudkan dalam diri, dalam keluarga, dalam lingkungan masyarakat.(HR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*