PERAYAAN HARI RAYA NYEPI DI SANGGAR PAMUJAN GIRI KUSUMO KALASAN

Kalasan-(SHD), Nyepi merupakan salah satu upacara keagamaan yang paling ditunggu oleh umat hindu. Dalam rangkaian upacara hari raya nyepi semua umat hindu baik di yogyakarta dan jawa tengah (khususnya) akan saling bertemu, dari situ pula akan terlihat bahwa hindu itu besar.  Tak jarang banyak mahasiswa dari luar pulau jawa yang merayakan nyepi di yogyakarta, menjadikan suasana indah khasanah  kebudayaan di indonesia.

Dari pura-pura di wilayah yogyakarta akan mengusung Jempono ketika melaksanakan upacara melasti di pantai parangkusumo, jempono sendiri memiliki arti sebagai simbol gambaran/ filosofi dari pura tersebut. Hal itu dimaksudkan untuk mensucikan jempono dan senjata nawa sanga yang melambangkan perjuru arah.

Jempono di setiap pura akan berbeda satu dengan yang lainnya, karna perbedaan unsur dewa (leluhur) yang berstana di pura tersebut.

Begitu pula dengan Sanggar Pamujan “Giri Kusuma” yang berada di Dusun Soman Kalasan ikut berpartisipasi dalam upacara rangkaian hari raya Nyepi. Baik dalam upacara melasti maupun tawur agung di candi prambanan. Seperti pada upacara melasti yang dilaksanaan pada hari minggu tgl 19 maret 2017 dengan mengusung jempono kepantai paragkusumo yang diiringi bergodo yang membawa senjata nawa sanga untuk di sucikan. Meskipun umat di Sanggar Pamujan “Giri Kusama” sudah terbilang Sepuh dan tidak lebih dari 30 orang, umat pria masih begitu bersemangat dalam mengusung jempono untuk sampai ditempat upacara melasti.

Karena keterbatasan dalam beberapa hal Sanggar Pamujan “Giri Kusuma” hanya dapat menampilkan Jempono dan tidak membuat ogoh-ogoh untuk upacara tawur agung dicandi prambanan. Usai melaksanakan upacara Bhuta Yadnya di candi prambanan semua umat hindu menjalankan Brata Penyepian.

Selesai menjalankan Brata Penyepian di tutup dengan upacara Ngembak Geni di pura masing-masing, yang diawali sembhyang bersama, simakrama, dan surut banten bersama.(Ika Widhi**)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*