MENGGALI BAKAT GENERASI MUDA HINDU DALAM MUSIK ROHANI

Bantul, Minggu 18 Oktober 2015, Kitab suci agama Hindu adalah Weda, kata weda berasal dari bahasa Sanskerta “ Vid” artinya pengetahuan atau mengetahui. Untuk memberikan pengetahuan tentang kitab Suci Weda dalam mempelajarinya tidak hanya dibacakan tetapi juga dinyanyikan atau dikidungkan. Sehingga untuk menggali kemampuan dan minat umat Hindu dalam mempelajari kitab Suci Weda maka Bimas Hindu melaksanakan kegiatan pembinaan Pendalaman Kitab Suci. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 orang peserta, yang mana pesertanya adalah generasi muda terdiri dari pemuda Hindu Banguntapan, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Peradah D.I.Yogyakarta, KMHD UGM, KMHD Respati. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 orang peserta. Pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang kitab suci weda baik dalam membaca dan menyanyikannya atau mekidungkannya. Untuk menanamkan militansi terhadap agama Hindu melalui pendalaman kitab suci yaitu dengan membaca dan menyanyikan atau mengkidungkan.

IMG_9234 IMG_9291 IMG_9292 IMG_9302

Kegiatan pembinaan pemdalaman kitab suci yang dilaksanakan di gedung Santi Sasana juga dihadiri oleh bapak Ida Bagus Wika Krishna, S.Ag, M.Si. Kehadiran beliau memberikan materi dan pengarahan kepada generasi muda, bahwa kegiatan semacam ini akan terus dikembangkan dengan menggali potensi – potensi yang ada, bukan hanya membaca sloka, membaca kekawin melain seni – seni apa saja yang memang berkaitan dengan keagamaan seperti musik keagamaan, maka generasi muda dapat mengembangkan potensinya, oleh sebab itu Bimas Hindu Kanwil Kementerian Agama D.I.Yogyakarta memberikan bantuan pada Sanggar Musik Gita Nusantara, agar nantinya dapat menampung generasi muda untuk mengembangkan bakat seni terutama dibidang musik yang bernafaskan rohani dapat terwadahi dan bisa bekerja sama. Inilah yang menjadi harapan kita bersama dalam meningkatkan sradha dan bhakti pada diri, generasi muda Hindu yang nantinya sebagai generasi akan melanjutkan perjuangan para pendahulunya. Untuk memudahkan generasi muda memahami tentang kitab sucinya maka perlu adanya inovasi, agar generasi muda semakin tertarik dalam mendalami kitab sucinya, sehingga mereka tidak merasa asing atau tidak paham tentang kitab suci weda. Melalui menyanyian – nyanyian suci inilah akan memberikan energy baru bagi generasi muda dalam mempelajari kitab suci Weda. Dalam agama Hindu menyanyikan atau mengkidungkan kitab suci sangat diperbolehkan, ini hamper sama dengan umat Hindu yang dari sekte Waisnawa atau saibaba mereka ketika melakukan pemujaan dengan melantunkan nyanyian suci dengan menyebut nama – nama Tuhan. Dari hal tersebut, tidak menutup kemungkinan kegiatan semacam ini perlu ditanamkan pada generasi muda Hindu sekarang ditengah derasnya informasi yang terkadang sangat mempengaruhi kehidupan. semoga kegiatan semacam ini menjadikan generasi muda dapat terus meningkatkan dirinya, agar selalu menjadi pemuda yang militan terhadap agamanya. Jayalah Hindu….

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*