KARAWITAN; PROGRAM UNGGULAN PASRAMAN SATYA DHARMA

Ngawen-(SHD), Minggu, 1 Oktober 2017 di Pasraman Satya Dharma Kaliwaru, Ngawen, Gunungkidul kembali menunjukkan bakat mereka melalui kegiatan karawitan atau nabuh gamelan. Kegiatan in dilaksanakan di Pura Podowenang,yang dimulai pada pukul 17.00 WIB. Kegiatan karawitanl seperti ini sering dilakukan oleh adik-adik pasraman dalam waktu satu minggu sekali. Namun, ketika mereka sedang berlibur biasanya dilakukan 2 sampai 3 kali dalam kurun waktu satu minggu. Apalagi kalau mau ada kegiatan-kegiatan tertentu yang melibatkan adik-adik pasraman untuk ikut berpartisispasi dalam suatu kegiatan keagamaan mereka bisa jadi berlatiha gamelan setiap hati. Antusiasme anak-anak dalam megamel sangat luar biasa. Mereka bersama-sama belajar dengan semangat yang tinggi.

Semua penabuh gamelan adalah anak-anak dari pasraman itu sendiri. Tabuhan yang biasa mereka tabuh biasanya adalah lagu-lagu dolanan,kidung-keagamaan,namun juga tak jarang laras-laras yang bernuansa jawa. Apabila nabuh dengan kidung keagamaan biasanya dibantu oleh ibu-ibu WHDI di Kaliwaru untuk mengidung dan anak-anak pasraman yang mengirinya. Dengan demikian, anak-anak juga semakin mahir dalam memainkan gamelan jawa, dan ibu-ibu WHDI juga semakin bagus dan hafal dalam melantunkan kidung-kidung suci keagamaan.

Berkat kerja keras adik-adik satya dharma di kaliwaru,mereka sering diundang dalam acara-acara keagaman Hindu,misalnya piodalan di pura wilayah lain. Tidak hanya itu saja,mereka juga sering diundang untuk acara-acara lain seperti mengiri dalam upacara wiwaha,mengisi acara dalam mantenan, nabuh dalam acara bersih dusun,sampai acara ulangtahun pun pernah mengundang anak-anak satya dharma untuk mengisi acara tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kerja keras serta semangat mereka selama ini bisa membuahkan hasil yang memuaskan.

Tidak hanya itu saja, ketika dalam upacara-upacara keagamaan misalnya hari Raya Saraswati, Galungan, Kuningan, Pagerwesi dan hari-hari Raya Hindu lainnya anak-anak pasraman Satya Dhrma megamel untuk mengiringi berjalannya upacara keagamaan atau mengiringi tarian tradisional yang bersifat sakraldi Pura Podowenang.

Harapannya adalah, semoga para generasi muda Hindu khususnya di wilayah Kaliwaru,Gunungkidul bisa semakin semarak,antusias dan semangat dalam melestarikan budaya jawa, khususnya pada gamelan jawa. Selain itu,nilai-nilai ajaran agama pun bisa mereka pelajari yang kemudian di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.(Rahayu**).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*