DURGA : Ibu Kosmik

” durga maya mahakala ”
Apakah yang Disebut Maya? Apa yang sesungguhnya ‘bukan’, namun ‘tampak seakan-akan adalah Maya. Masapun berubah dalam suatu alur yang teratur, yang juga kita kenal dengan Mahakala. Mahakala melahap semuanya. Mahakala disebut-sebut sebagai putra Siwa. Adakah yang terbebas daripadanya?

Yang menyebabkan kebingungan atau moha adalah Maya. Maya adalah suatu tampakan. Ia kemiripan. Ia merupakan kekuatan ilusif dari Tuhan. Ia adalah pencipta dari semesta material ini. Ia memproyeksikan alam ini bagi Lila Tuhan. Pikiran, kecerdasan, tubuh dan sensasi-sensasi indriawi adalah bentuk-bentuknya.

Ia adalah energi atau aspek ” KE IBU AN ” dari Tuhan. Seperti halnya panas tak terpisahkan dari api, dingin dari es, Maya tak terpisahkan dari TUHAN /Brahman. Ia tergantung pada TUHAN / Brahman.

Maya punya potensi-potensi yang tiada terhitung banyaknya. Soliditas dari batu adalah satu kekuatan Maya. Fluiditas dari air adalah kekuatan lainnya dari Maya. Teja merupakan kekuatan membakarnya. Bayu adalah kekuatan bergerak dari Maya. Akasha adalah kekuatan ruang dari Maya.

Anda tahu bahwa Anda akan mati, tapi Anda lebih suka menyangka kalau Anda akan hidup selamanya. Ini Maya. Anda tahu bahwa dunia ini penuh derita, namun Anda memilih untuk mengukuhi objek-objek rapuh ini dan tak mau melepaskannya. Ini Maya. Anda tahu bahwa tubuh manusia terbuat dari segala macam kekotoran, daging, tulang-belulang, air seni dan tahi, namun masih saja Anda terlena dalam buaian nafsu. Ini juga Maya.

13615122_930768030382660_3978779638066820701_nMaya menyebabkan kemegahan palsu dan menjebak Jiva (jiwa individual) yang dalam kegelapan. Ia melakukan suatu pekerjaan “electroplating” kecil. Manusia terjebak di dalamnya. Terperangkap dalam lingkaran kelahiran dan kematian. Maya bukan benar dan bukan pula salah. Ia bukan nyata dan bukan pula tak-nyata.

Demikian juga halnya, kalian semua terhipnotis oleh Maya dan Avidya (kebodohan) dan kalian menerima dunia tak-nyata ini
Maya adalah sejenis sulapan. Demikian juga halnya, kalian semua terhipnotis oleh Maya dan Avidya (kebodohan) dan kalian menerima dunia tak-nyata ini sebagai, suatu realitas yang utuh.

Anda akan mengerti permainan sulap megah dari Maya ini.
adalah kesementaraan, ketidak-kekalan, yang senantiasa berubah-ubah (gam) bergerak secara aktif dan dinamis. Sebagai dinamika, ia juga berkreasi. Apa yang ‘ada’ menurut amatan kita, adalah kreasinya. Ia juga proses dari segala kreasi maupun penciptaan.
Kekuatannya, memungkin penciptaan berlangsung. Bilamana semuanya ajeg dan tak dapat berubah, apa yang tak mungkin tercipta dari padanya? Demikianlah filosofinya;

tak ada inti yang kekal dan tetap ajeg sepanjang masa. Masapun berubah dalam suatu alur yang teratur, yang juga kita kenal dengan Mahakala. Mahakala melahap semuanya. Mahakala disebut-sebut sebagai putra Siwa. Adakah yang terbebas daripadanya?

Yang mengecewakan, tak patut dipegang sebagai suatu yang benar. Ini hanya melahirkan derita. Kenapa ? Karena ia tak ajeg, tak mungkin dikukuhi, bersifat sementara. Ia pun tanpa ‘inti yang kekal abadi’, ia hanyalah satu momentum dari suatu proses nan mahapanjang. Melekatinya, mengharapkannya untuk dapat dikukuhi, mengombang-ambingkan a di samudera” suka-duka-lara-pati”.

Itulah coraknya yang hakiki. Ke-Maya-an i, kita sebut Siwa. Beliau memiliki kekuatan peniada; pengembalian segala unsur dasar ke asalnya, pe-recycle. Shakti, adalah sebutan untuk kekuatan-Nya itu. Ia juga dipersonifikasikan sebagai Durgha.

 Ref : Ida Dalem Manik Maya

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*