DIRJEN BIMAS HINDU HADIRI PEMBINAAN KELUARGA SUKINAH DI YOGYAKARTA

Sleman-(SHD),  Bimas Hindu Kanwil Kementerian Agama D.I Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pembinaan sukinah. Kegiatan yang diselenggarakan selama  2 (dua) hari di Hotel Java Village di Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 keluarga suami istri yang berasal dari kabupaten dan kota Yogyakarta se-D.I Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia Prof.Drs. I Ketut Widnya, MA, M.Phil, Ph.D, Kepala Kanwil Kementerian Agama D.I Yogyakarta Drs. H. Muhammad Lutfi Hamid, M.Ag, dan Pembimas Hindu Yogyakarta Ida Bagus Wika Krishna, S.Ag, M.Si

Acara pembinaan keluarga sukinah diawali dengan acara pembukaan. Dalam acara tersebut, pembimas Hindu mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadirannya untuk mengikuti kegiatan pembinaan keluarga sukinah yang akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari  di hotel Java Village, Kabupaten Sleman. Kegiatan pembinaan keluarga sukinah ini, dalam konsep Hindu dapat menyebarkan keharmonisan dan menggetok tularkan kepada umat Hindu yang lain sehingga kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dalam kehidupan sehari – hari, imbuh beliau. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Kakanwil Kemenag D.I Yogyakarta, dalam sambutannya beliau bahwa kegiatan tersebut sangat bagus dan menarik untuk dilaksanakan. Menurutnya kegiatan ini akan menjadi bahan laporannya ke Badan pemberdayan Perempuan, karena kedepan D.I Yogyakarta  akan membentuk perda tentang Ketahanan Keluarga. Dimana masing – masing agama diharuskan mempunyai konselor dalam memberikan pembinaan tentang ketahanan  keluarga. Sebab dilingkungan keluargalah semua awalnya, seperti penanaman budi pekerti diberikan oleh keluarganya.

Selanjutnya Pembinaan Keluarga Sukinah dibuka oleh Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof.Drs. I Ketut Widnya, MA. M.Phil, Ph.D. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa keluarga merupakan ujung tombak dalam membangun negara. Karena dilingkungan keluarga inilah menjadi awal dalam memberikan pembinaan kepada anak – anaknya yang nantinya akan mewarisi negaranya kedepan. Apabila didalam  membangun keluarganya  penuh kebahagiaan  dan keharmonisan maka dalam konsep agama Hindu, swargalah yang akan didapatnya, menurutnya beliau. Semoga melalui kegiatan pembinaan keluarga sukinah ini,  dapat memberikan pengaruh yang positif dalam membangun keluarganya. Sebab ditangan keluargalah Negara Indonesia menjadi kuat.(HR**)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*